Tata letak foto? Beres

Pembuat Kolase Foto AI yang benar-benar mendesain tata letak

Cukup ceritakan fotonya apa — liburan, setahun tumbuh kembang anak, satu lini produk — dan AI menyusunnya jadi kolase foto sungguhan: satu foto utama, jarak antarfoto yang rapi, caption di tempat yang semestinya. Setiap foto tetap jadi layer sendiri yang bisa kamu ganti atau generate ulang.

Mulai dari momen:
Gratis untuk mulai Tanpa kartu kredit Ekspor PSD berlapis Rasio kanvas bebas

Bedanya di sini

Setiap foto adalah layer. Setiap kata adalah teks.

Kebanyakan alat kolase langsung menggabungkan fotomu jadi satu gambar begitu diekspor. Di sini kolase dibangun sebagai desain berlapis — jadi selesai bukan berarti terkunci.

  • Ganti atau generate ulang foto mana pun

    Setiap foto duduk di layer-nya sendiri. Klik satu untuk menggantinya dengan foto lain — atau generate ulang di tempat sampai benar-benar pantas di posisinya.

  • Judul dan caption tetap bisa diedit

    Kata-kata di kolase adalah elemen teks, bukan piksel. Perbaiki tanggal, ganti nama tempat, atau tulis ulang judul tanpa menyentuh fotonya.

  • Susun ulang, bukan mulai dari nol

    Minta rasio lain atau layout yang lebih tenang, dan desainnya menata ulang diri — foto yang sama, disusun ulang, bukan dipadatkan.

Ada satu foto yang kurang? Bikin dengan generator gambar AI — hasilnya masuk ke kanvas sebagai satu layer lagi.

Kolase foto keluarga terbuka di tampilan editor, dengan setiap foto, judul, dan caption terdaftar sebagai layer terpisah

Layer

  • Latar belakang
  • Foto 1
  • Foto 2 Ganti · Generate ulang
  • Foto 3
  • Foto 4
  • Foto 5
  • Teks judul
  • Caption

Jujur soal batasan: kalau kamu cuma butuh tiga puluh foto ditata jadi grid polos dalam dua klik, aplikasi grid biasa lebih cepat. Yang ini untuk kolase yang harus kelihatan didesain — yang hasilnya ditentukan oleh layout, tipografi, dan jarak.

Bukan slot template

Dua foto atau sembilan — layout disusun ulang

Alat berbingkai tetap cuma memberi slot; tambah satu foto, semuanya sekadar mengecil. Di sini komposisi dibangun ulang mengikuti jumlah foto: foto utama dipilih ulang, jarak tetap rapi, caption pindah ke tempat yang masih muat.

Logika layout
Foto sama, komposisi baru
Kolase lima foto dari liburan yang sama — satu foto utama besar dengan empat foto pendukung dan jarak yang rapi

Empat pratinjau itu satu set foto yang sama, ditata ulang di tiap jumlah — bukan empat template. Itulah beda generator kolase yang benar-benar menyusun komposisi dengan yang sekadar mengisi bingkai.

Cara membuat kolase foto dengan AI

  1. Ceritakan momennya

    Ketik fotonya apa dan kolasenya mau dipakai di mana — “sembilan foto dari trip Jepang kami, persegi, untuk dicetak dan dibingkai.” Upload fotomu dan AI merangkainya ke dalam desain, atau mulai tanpa foto dulu.

  2. AI menyusun layout-nya

    Kerjanya seperti desainer, bukan template: memilih foto utama, mengatur grid dan jarak, menempatkan judul serta caption. Beri waktu beberapa menit — ia membangun desain berlapis, bukan mengisi bingkai.

  3. Edit dengan klik, lalu ekspor

    Ganti atau generate ulang foto mana pun, tulis ulang caption, minta rasio lain. Kalau sudah pas, ekspor PNG ukuran asli, PSD berlapis, atau PDF siap cetak.

Kerapian, bukan filter

Yang membedakan kolase yang didesain dari yang berantakan

Tidak ada rahasia di sini — ini murni keterampilan layout. Inilah yang diinstruksikan untuk dijaga si agen, dan karena semuanya tetap layer, kamu juga masih bisa membetulkannya sendiri.

Kolase liburan sembilan foto dalam grid tiga kali tiga, tetap rapi berkat jarak antarfoto yang sama dan margin konsisten
Sembilan foto bisa tetap enak dilihat — selama jaraknya konsisten dan tidak ada dua foto yang berebut peran.
Semua foto sama besar
Kolase tanpa hierarki terbaca seperti barang bukti, bukan cerita. Beri satu foto luas sekitar dua kali lipat dan biarkan sisanya menopang — mata butuh tempat mendarat lebih dulu.
Jarak yang tidak konsisten
Jarak antarfoto yang tidak rata adalah jalan tercepat ke kesan asal tempel. Satu jarak yang konsisten plus margin sungguhan di tepi — itu sudah separuh arti kata 'didesain'.
Terlalu banyak foto di satu kanvas
Lewat sekitar selusin, setiap foto menyusut jadi perangko dan tidak ada yang benar-benar terlihat. Pisahkan per hari, per orang, atau per tema — dua kolase yang kuat mengalahkan satu yang sesak.
Crop yang melawan subjek
Pemotongan otomatis suka memenggal kepala dan memiringkan garis horizon. Setiap sel semestinya di-crop mengarah ke subjek dengan sengaja — layout melayani foto, bukan sebaliknya.
Caption di semua foto
Bubuhkan tanggal di tiap kotak dan jadilah database. Satu judul plus dua-tiga caption pendek sudah cukup membawa cerita; sisanya biar foto yang bicara.

Semua aturan di atas masih bisa dibetulkan setelah generate — hierarki, jarak, crop, dan caption di sini berupa layer dan layout, bukan piksel yang terkunci jadi satu gambar.

Satu pembuat kolase foto, semua momen

Kanvas yang sama sanggup untuk cetakan berbingkai maupun story. Ceritakan momennya — layout dan nadanya mengikuti.

Rekap liburan — Pembuat Kolase Foto AI

Rekap liburan

Satu foto utama lanskap, foto pendukung dengan ukuran proporsional, caption nama tempat di titik yang membantu. Cetak di 4:3 atau minta layout melebar untuk header.

Kilas balik setahun keluarga — Pembuat Kolase Foto AI

Kilas balik setahun keluarga

Setahun momen kecil mengelilingi satu potret utama — kolase yang benar-benar dibingkai kakek-nenek. Latar lembut, satu judul, satu caption per musim, selesai.

Moodboard produk — Pembuat Kolase Foto AI

Moodboard produk

Produk, tekstur, dan palet warna dalam satu kanvas untuk pitch, banner toko, atau rencana musiman. Grid rapat, margin lega, ruang untuk tagline — kolase digital yang terlihat punya arah.

Titik mulai lainnya:

Ukuran yang pas dengan tujuannya

Kanvasnya tidak dikunci — minta rasio apa pun dan kolase disusun untuk rasio itu sejak awal. Ini angka-angka yang paling sering dipakai.

Post sosial persegi1:1 — 1080 × 1080 px
Post feed potret4:5 — 1080 × 1350 px
Story / vertikal9:16 — 1080 × 1920 px
Layar lebar / header16:9 — 1920 × 1080 px
Cetak 4 × 6 inci3:2 — 1800 × 1200 px pada 300 DPI
Cetak 8 × 10 inci4:5 — 2400 × 3000 px pada 300 DPI
Cetak A4210 × 297 mm — 2480 × 3508 px pada 300 DPI

Ekspor kolase jadi PNG ukuran asli, PSD berlapis — setiap foto, caption, dan latar di layer-nya masing-masing — atau PDF siap cetak. Butuh piksel lebih? Ekspor 4K merender layout yang sama dengan kepadatan lebih tinggi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya dengan pembuat kolase biasa?

Pembuat kolase biasa memberi bingkai: pilih template, seret foto, ekspor satu gambar yang sudah digabung mati. Yang ini pembuat kolase AI di atas agen desain — ia menyusun layout untuk fotomu (hierarki, jarak, caption), dan hasilnya tetap desain berlapis yang bisa terus diedit. Kalau cuma butuh foto ditata cepat, aplikasi grid lebih kilat; kalau kolasenya harus tampak didesain, di situlah gunanya.

Bisa pakai foto sendiri?

Bisa — justru itu cara pakai yang normal. Upload fotomu dan AI merangkainya ke dalam desain: mengatur ukurannya, meng-crop ke arah subjek, dan membangun layout di sekeliling foto yang kamu bawa.

Kalau ada foto yang kurang?

Generate saja. Pembuatan gambar sudah terpasang di kanvas yang sama, jadi kamu bisa minta bagian yang hilang — tekstur latar, gambar kartu judul, foto suasana — dan ia masuk sebagai satu layer lagi di samping foto aslimu.

Idealnya berapa foto dalam satu kolase?

Tidak ada slot yang harus diisi — layout disusun untuk berapa pun foto yang kamu bawa, dan pemilih di atas menunjukkan set yang sama ditata ulang di dua, tiga, lima, dan sembilan foto. Tapi dari sisi kerapian: lewat sekitar selusin foto per kanvas, semuanya menyusut jadi perangko. Tahun yang penuh cerita layak dapat dua kolase.

Layout bisa diubah setelah jadi?

Bisa. Minta versi yang lebih tenang, foto utama yang berbeda, atau rasio lain, dan desainnya menata ulang — foto sama, komposisi baru. Karena tidak ada yang digabung mati, ganti layout tidak menghapus editanmu.

Judul dan caption bisa diedit?

Kata-katanya berupa layer teks, bukan piksel yang dilukis ke gambar. Klik dan tulis ulang, atau minta gaya tipografi lain — tanggal, nama, dan tempat tetap bisa dibetulkan sampai akhir.

Ukuran dan rasio apa saja yang didukung?

Kanvasnya menerima rasio apa pun — persegi untuk feed, potret 4:5, vertikal 9:16, lebar 16:9, atau bentuk cetak seperti 4×6, 8×10, dan A4. Sebutkan kolasenya mau ke mana dan ia disusun untuk bentuk itu sejak awal, bukan dipotong paksa belakangan.

Kolasenya bisa dicetak?

Bisa — atur kanvas cetak dari awal (4×6 di 1800×1200, 8×10 di 2400×3000, A4 di 2480×3508 — semuanya 300 DPI) lalu ekspor PDF siap cetak atau PNG ukuran asli. Foto tetap tajam saat dicetak kalau ditata di ukuran cetak, bukan diperbesar belakangan.

Format file apa saja yang bisa diunduh?

PNG ukuran asli untuk diposting, PSD berlapis — setiap foto, caption, dan latar sebagai layer sendiri, siap dirapikan di aplikasi desain standar — dan PDF siap cetak. Ada juga ekspor 4K yang merender layout yang sama dengan kepadatan piksel lebih tinggi.

Berapa lama membuat satu kolase?

Jujur saja: beberapa menit. Ia menyusun layout dan membangun layer terpisah, bukan mencap fotomu ke template — imbalannya, versi pertama adalah titik awal yang bisa kamu edit, bukan gambar yang harus diterima apa adanya.

Buat kolase yang tampak didesain

Ceritakan momennya, tambahkan fotomu, dan dapatkan kolase foto berlapis yang masih bisa diubah — lalu ekspor PNG, PSD, atau PDF cetak.